LAPORAN
PRAKTIKUM EKOLOGI PERAIRAN
ACARA III
PENGARUH PREDATOR TERHADAP SEBARAN KERANG TOTOK (Pelemysoda
erosa)
Oleh:
Nama : Suhendra
NIM : H1K013028
Kelompok : 3 (tiga)
Asisten : Yusuk K.
JURUSAN ILMU KELAUTAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
PURWOKERTO
2014
I.
PENDAHULUAN
1.1
Latar belakang
Organisme hewan yang termasuk prey (mangsa) memiliki kelakuan untuk
mempertahankan diri terhadap pemangsa dengan meningkatkan kewaspadaannya.
Perilaku tersebut dalam ekologi dinamakan anti-predator, yaitu suatu bentuk
kewaspadaan dari prey terhadap gangguan yang ditimbulkan dari luar (predator).
Respon terhadap resiko predasi yang dilakukan oleh prey seperti menghindari
predator dan tingkah laku melarikan diri merupakan hasil keputusan yang diambil
prey. (Heddy dan Metikurniati, 1994). Organisme yang termasuk prey atau mangsa
salah satu yaitu Bivalvia
Salah satu contoh Bivalvia yaitu Polymesoda erosa (Famili:
Corbiculidae) dikenal oleh masyarakat Segara Anakan Cilacap, sebagai kerang
totok yang hidup di hutan mangrove. Kerang ini merupakan salah satu jenis
kerang yang terdapat di perairan laut Indonesia yang mempunyai potensi untuk
dikembangkan (Hartati dkk., 2005). Kerang ini hidup dengan cara bersimbiosis
dengan lingkungan yang berlumpur. Polymesoda erosa seperti halnya hewan
dari kelas Bivalvia lainnya mempunyai kemampuan hidup di daerah intertidal
karena memiliki kemampuan untuk mencegah kehilangan air. Kerang akan menutup
rapat cangkangnya yang kedap air, sehingga air tidak keluar dari tubuhnya (Muslih,
2006). Kerang ini juga mempunyai kemampuan untuk membenamkan diri ke dalam
substrat sebagai upaya menghindarkan diri dari predator dan untuk mencari
tempat yang lebih lembab.
1.2
Tujuan
Tujuan
dari praktikum ini yaitu untuk mengetahui pengaruh predator pada sebaran kerang
totok (Pelemysoda erosa).
II.
MATERI DAN METODE
2.1
Materi
2.1.1
Alat
Alat yang digunakan yaitu plastik,
label dan jangka sorong 0,01 mm.
2.2
Metode
2.2.1
Prosedur
Kerja
Prosedur kerja yang dilakukan pada acara “Pengaruh Predator Terhadap
Sebaran Kerang Totok (Pelemysoda erosa)” adalah sebagai berikut:
a)
Kerang
totok dikumpulkan:
o
Dari
tempat yang banyak ditumbuhi tumbuhan mangrove
o
Dari
tempat yang terbuka
b)
Spesimen
dimasukkan dalam plastik dan diberi label
c)
Setelah
sampling selesai, dilakukan pengukuran lebar cangkang menggunakan jangka sorong
d)
Setelah
selesai pengukuran lebar, cangkang kerang tersebut dipecahkan
e)
Kemudian
dilakukan pengukuran tebal cangkang bagian tengah dengan menggunakan jangka
sorong
f)
Lalu
data dimasukkan dalam tabel.
2.2.2
Analisis
Data
Data hasil pengamatan yang telah diperoleh kemudian dianalisis
dengan cara sebagai berikut:
·
Data
distribusi lebar kerang totok (Pelemysoda erosa) di tempat terbuka dan
tertutup dianalisis menggunakan Microsoft Excel berupa diagram batang, untuk
melihat dan membandingkan distribusi umur antara kerang totok (Pelemysoda
erosa) di tempat terbuka dan tertutup.
·
Kemudian
data distribusi lebar dan data tebal/lebar kerang totok (Pelemysoda erosa)
di tempat terbuka dan tertutup diolah menggunakan SPSS 22 untuk menguji apakah
terdapat perbedaan antara data lebar dan data tebal/lebar kerang totok (Pelemysoda
erosa) di kedua tempat tersebut
dengan uji T.
III.
HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1
Hasil
Tabel
1. Data kerang totok (Pelemysoda erosa) di ekosistem
magrove terbuka
No.
|
Terbuka
|
Tertutup
|
Terbuka
|
Tertutup
|
||
Lebar (cm)
|
Tebal (cm)
|
Lebar (cm)
|
Tebal (cm)
|
Tebal/Lebar
|
Tebal/Lebar
|
|
1.
|
4,66
|
0,43
|
4,19
|
0,43
|
0,09
|
0,10
|
2.
|
5,10
|
0,27
|
5,14
|
0,21
|
0,05
|
0,04
|
3.
|
6,40
|
0,12
|
5,12
|
0,21
|
0,02
|
0,04
|
4.
|
7,70
|
0,22
|
6,42
|
0,33
|
0,03
|
0,05
|
5.
|
6,53
|
0,24
|
5,28
|
0,12
|
0,04
|
0,02
|
6.
|
4,72
|
0,16
|
4,23
|
0,13
|
0,03
|
0,03
|
7.
|
5,76
|
0,33
|
5,14
|
0,24
|
0,06
|
0,05
|
8.
|
3,90
|
0,25
|
4,36
|
0,17
|
0,06
|
0,04
|
9.
|
5,89
|
0,24
|
5,86
|
0,12
|
0,04
|
0,02
|
10.
|
4,45
|
0,15
|
4,22
|
0,14
|
0,03
|
0,03
|
11.
|
5,83
|
0,13
|
6,17
|
0,14
|
0,02
|
0,02
|
12.
|
4,35
|
0,14
|
4,38
|
0,34
|
0,03
|
0,08
|
13.
|
5,36
|
0,12
|
4,86
|
0,11
|
0,02
|
0,02
|
14.
|
4,22
|
0,12
|
5,16
|
0,78
|
0,03
|
0,15
|
15.
|
5,85
|
0,35
|
4,12
|
0,13
|
0,06
|
0,03
|
16.
|
3,46
|
0,15
|
4,18
|
0,16
|
0,04
|
0,04
|
17.
|
2,57
|
0,72
|
4,28
|
0,12
|
0,28
|
0,03
|
18.
|
3,45
|
0,11
|
5,52
|
0,15
|
0,03
|
0,03
|
19.
|
4,48
|
0,11
|
5,14
|
0,17
|
0,02
|
0,03
|
20.
|
5,72
|
0,13
|
5,12
|
0,17
|
0,02
|
0,03
|
21.
|
5,44
|
0,14
|
4,19
|
0,13
|
0,03
|
0,03
|
22.
|
5,61
|
0,29
|
4,17
|
0,11
|
0,05
|
0,03
|
23.
|
5,72
|
0,16
|
9,03
|
0,27
|
0,03
|
0,03
|
24.
|
6,58
|
0,20
|
8,44
|
0,23
|
0,03
|
0,03
|
25.
|
4,43
|
0,10
|
7,20
|
0,21
|
0,02
|
0,03
|
26.
|
6,15
|
0,50
|
7,20
|
0,18
|
0,08
|
0,03
|
27.
|
6,35
|
0,60
|
6,90
|
0,11
|
0,09
|
0,02
|
28.
|
5,41
|
0,10
|
6,62
|
0,44
|
0,02
|
0,07
|
29.
|
5,31
|
0,10
|
6,65
|
0,18
|
0,02
|
0,03
|
30.
|
6,29
|
0,40
|
6,66
|
0,13
|
0,06
|
0,02
|
Σ
|
157,69
|
7,08
|
165,95
|
6,36
|
1,43
|
1,2
|
rata-rata
|
5,26
|
0,24
|
5,53
|
0,21
|
0,05
|
0,04
|
Grafik 1. Diagram distribusi lebar (umur) kerang totok (Pelemysoda erosa)
3.2
Pembahasan
Hasil pengamatan yang diperoleh menunjukkan rata-rata ukuran lebar
kerang totok di tempat terbuka dan tertutup masing-masing sebesar 5,26 dan
5,53. Sedangkan rata-rata ukuran tebal masing-masing sebesar 0,24 dan 0,21. Dan
setelah dilakukan perhitungan tebal dibagi lebar pada masing-masing individu
kerang totok didapat rata-rata masing-masing di tempat terbuka dan tertutup
sebesar 0,05 dan 0,04. Berdasarkan data tersebut menunjukkan adanya perbedaan
ukuran lebar, tebal dan tebal/lebar yang tidak terlalu signifikan antara kerang
totok di tempat terbuka dan di tempat tertutup. Untuk mempertegas pernyataan
tersebut, maka dilakukan uji T terhadap data distribusi lebar dan data
tebal/lebar kerang totok. Hasil pengujian terhadap data distribusi lebar dengan
menggunakan SPSS 22 diperoleh nilai t hitung sebesar -0,869, nilai t tabel
sebesar 1,7, P-value (Sig. 2-taied) sebesar 0,388 dan probabilitas (α) sebesar 0,100.
T hitung tersebut termasuk dalam interval -1,7 ≤ t tabel ≤ 1,7 dan P-value >
α. Ini menunjukkan hipotesis awal di atas diterima yaitu adanya perbedaan yang
tidak signifikan (P-value ≤ 0,5) antara distribusi lebar kerang totok di tempat
terbuka dan di tempat tertutup. Begitu pula untuk data tebal/lebar kerang totok
di tempat terbuka dan tertutup dengan nilai t hitung sebesar 0,752, t tabel
sebesar 1,7 p-value sebesar 0,456 dan α sebesar 0,100. T hitung termasuk dalam
interval -1,7 ≤ t tabel ≤ 1,7 dan p-value > α. Ini menunjukkan hipotesis
awal diterima yaitu adanya perbedaan yang tidak signifikan antara data
tebal/lebar kerang totok di tempat terbuka dan tertutup.
IV.
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1
Kesimpulan
Pengaruh
predator terhadap sebaran kerang totok (Pelemysoda erosa) ditunjukkan
dengan lebih besarnya ukuran tubuh kerang totok di tempat tertutup daripada di
tempat terbuka. Hal ini disebabkan di tertutup lebih sedikit pengaruh predator
daripada di tempat terbuka.
4.2
Saran
Untuk
praktikum selanjutnya agar dapat memilih medan praktikum yang lebih aman. Dan
juga untuk praktikan agar lebih berhati-hati dalam mengambil sampel di
ekosistem mangrove.
DAFTAR PUSTAKA
Heddy, Suasono dan Metikurniati, 1994. Prinsip-prinsip Dasar
Ekologi. Raja Grafindo Persada: Malang.
Bengen D.G. 2002. Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove.
Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Institut Pertanian Bogor. Indonesia.
Hartati, R.I Widowato, dan Y. Ristiadi. 2005. Histologi Gonad Kerang
Totok (Polymesoda erosa) dari Laguna Segara Anakan Cilacap. Ilmu
Kelautan, Vol. 10 (3): 119-125.
Muslih. 2006. Biologi Kerang Totok (Donax sp). [online]. http://www.musida.web.id/content/indonesia/biologi-donax. Diakses pada 2 Desember 2014.
LAMPIRAN
Uji
T
·
Uji
T pada lebar kerang totok di tempat terbuka dan tertutup
Group
Statistics
|
|||||
Daerah
|
N
|
Mean
|
Std.
Deviation
|
Std.
Error Mean
|
|
Lebar
|
Terbuka
|
30
|
5,2563
|
1,10990
|
,20264
|
Tertutup
|
30
|
5,5317
|
1,33333
|
,24343
|
|
Independent
Samples Test
|
||||||||||
Levene's
Test for Equality of Variances
|
t-test
for Equality of Means
|
|||||||||
F
|
Sig.
|
t
|
df
|
Sig.
(2-tailed)
|
Mean
Difference
|
Std.
Error Difference
|
95%
Confidence Interval of the Difference
|
|||
Lower
|
Upper
|
|||||||||
Lebar
|
Equal variances assumed
|
1,242
|
,270
|
-,869
|
58
|
,388
|
-,27533
|
,31673
|
-,90935
|
,35868
|
Equal variances not assumed
|
-,869
|
56,153
|
,388
|
-,27533
|
,31673
|
-,90979
|
,35913
|
|||
·
Uji T pada nilai
tebal/lebar kerang totok di tempat terbuka dan tertutup
Group
Statistics
|
|||||
Daerah
|
N
|
Mean
|
Std.
Deviation
|
Std.
Error Mean
|
|
Lebar
|
Terbuka
|
30
|
,0477
|
,04854
|
,00886
|
Tertutup
|
30
|
,0400
|
,02767
|
,00505
|
|
Independent
Samples Test
|
||||||||||
Levene's
Test for Equality of Variances
|
t-test
for Equality of Means
|
|||||||||
F
|
Sig.
|
t
|
df
|
Sig.
(2-tailed)
|
Mean
Difference
|
Std.
Error Difference
|
95%
Confidence Interval of the Difference
|
|||
Lower
|
Upper
|
|||||||||
Lebar
|
Equal variances assumed
|
1,328
|
,254
|
,752
|
58
|
,455
|
,00767
|
,01020
|
-,01275
|
,02809
|
Equal variances not assumed
|
,752
|
46,043
|
,456
|
,00767
|
,01020
|
-,01287
|
,02820
|
|||
Tabel T (Student)
No comments:
Post a Comment